SERANG – DETIK RAKYAT NEWS.COM;- Parkir liar truk pengangkut pasir dan tanah di sepanjang Jalan Nasional Cirabit (Serang-Cikande) kerap menjadi keluhan masyarakat karena menyebabkan kemacetan lalu lintas dan memicu potensi kecelakaan.

Walaupun Aparat kepolisian dari Polres Serang Polsek Cikande dan Polsek Jawilan rutin melakukan tindakan tegas, seperti pembubaran, penilangan, hingga penertiban ODOL (Over Dimension Over Load) guna memastikan bahu jalan bebas dari parkir liar. Langkah ini dilakukan merespons desakan tokoh masyarakat yang menilai parkir truk telah mengganggu kenyamanan berlalu lintas.
Tetapi tindakan tersebut tidak membuat efek jera kepada supir Truk, seperti yang terjadi hari ini pada Jum’at, (12 Juni 2026), pemandangan sepanjang badan jalan Cikande rangkas bitung jalan tersebut di penuhi truk truk pengangkut pasir dan tanah merah yang terparkir.
Kondisi ini mengundang perhatian sejumlah pihak, para pengendara dan tokoh masyarakat, dan Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS) yang geram melihat kondisi tersebut.
salah satunya datang dari Ketua Ormas Badak Banten Kabupaten Serang Muhamad Jaelani.
Menurutnya, keberadaan truk- truk besar yang terparkir di badan Cirabit harus segera di tertibkan. Pemerintah pusat dengan stek holder terkait harus segera duduk bareng untuk mencari solusi mengatasi persoalan ini dengan serius. Aturan dan sanksi harus di terapkan dengan tegas kepada para supir ataupun pengusaha yang membandel agar ada efek jera.kondisi ini tidak akan pernah selesai selama pemerintah pusat dan APH tidak memberikan aturan dan sanksi yang tegas seperti yang terjadi hari ini, ini membuktikan adanya dugaan ada oknum – oknum tertentu yang bermain di balik maraknya mobil truk yang terparkir di sepanjang jalan cirabit.
Ratusan laka- lantas telah terjadi akibat keberadaan mobil truk truk tersebut, ratusan nyawa telah melayang, korban luka luka sudah tidak terhitung apakah kita masih cuma bisa diem melihat penderitaan saudara saudra kita?.Ujarnya dengan nada geram (Tim).


















